Selasa, 22 September 2015

Tahu Bulat tak ada, Stool Bulat ada




"Terima pesanan mebel murah, harga mulai 50rb-an" 
Begitulah iklan saya di facebook beberapa hari ini, disertai beberapa foto bangku dan Stool bulat yang memang saya jual dengan harga Rp 50,000. 

Murah meriah, namun tetap saja ditawar

Begitulah, setidaknya postingan tersebut direspon baik, dengan beberapa orang yang akhirnya melakukan pemesanan. Alhamdulillah

Teguh Ujianto
Batang 8 Januari 2017

Jumat, 14 Agustus 2015

Beda Indoor beda Outdoor

Project Name : Gapura Tenda Gudep SDN Kenconorejo 01 Putra & Putri


Pada saat masih di area workshop, tiang gapura ini masih terlihat stand out, akan tetapi...


Lihatlah bagaimana Gapura Tenda tersebut seperti hilang ditelan riuhnya suasana perkemahan, detail kombinasi keemasanya tidak muncul sama sekali..

Kecewa? Pastinya.. Akan tetapi lebih baik bersyukur karena mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Bahwa desain untuk Outdoor, apalagi di lapangan terbuka, harus mengedepankan volume daripada detail. Andaikan tiang tersebut dibuat minimal dua kali lipat ukuran sekarang, pasti tiangnya akan tampak lebih berisi. Juga Board nama harusnya lebih lebar sehingga ketinggian total bisa mencapai 300cm.

Satu hal lagi yang patut diperhatikan adalah patok pemasangan, daripada memakai patok, lebih baik dibuat siku yang bisa menyangga keseluruhan gapura.

Belajar yang dibayar..

Kenconorejo 15 Agustus 2015

Rabu, 17 Juni 2015

Suitcase Chair

Rumah mertua penuh dengan pernak pernik berserakan, sayang kalau ada space terbuang dibawah kursi, jadilah desain ini, Suitcase Chair.

Tapi... mau dibikin kok ya "roso-roso", mending diupload aja buat simpanan.. hehe


Batang, 18 Juni 2015
( Ternyata hari ini tepat sebulan aku di kampung...)

Rabu, 26 November 2014

Ilmu Kepepet

Memang benar adanya, jika orang sudah kepepet itu kadang muncul kreativitasnya. Dari beberapa waktu yang lampau, saya memang ingin belajar google sketch up, baru bulan ini ilmu itu saya peroleh setelah dikondisikan kepepet dikejar pekerjaan. Yang membuat senang tentunya, apa yang saya kerjakan itu ternyata berguna meski dikerjakan dengan ilmu yang sebisanya.

Simulasi Parking System

Simulasi Lighting

Selain belajar lighting, ada pelajaran baru juga yang sedang saya pelajari yaitu animasi sederhana. Masih "mentah" tentunya, tetapi jika semangat belajar ini terus ada, ada harapan untuk bisa lebih bagus lagi, lebih baik lagi.


Pengenya sih bisa 3D Max, namun kalau kebutuhan pekerjaan bisa ditutup dengan sketch up, kenapa harus memaksakan diri. Yang sudah bisa ini saja dimaksimalkan, dan tentunya disyukuri.

Teguh Ujianto

Sabtu, 10 Mei 2014

Pelangi Furniture

Mebel / Furniture Pelangi ??
Seperti apakah gerangan rupanya?

Pada saat membuat tugas akhir kuliah, mebel yang saya buat agak berbeda dari mebel khas Jepara.
Dari mulai materialnya yang memakai kayu Mangga, desain furniture-nya yang cuma minimalis, dan juga finishingnya yang agak nyeleneh. Pakai cat tembok.

Beberapa hal tersebut, waktu itu bukan karena idealisme, lebih tepatnya karena kepepet. Kenapa pakai kayu Mangga, tentunya untuk menghemat uang karena harga kayu Jati Muahal. Kenapa desainya simple, karena ilmu desainya memang mampunya baru segitu. Kenapa pakai cat tembok, karena finishing ini saya anggap aplikasinya lebih mudah dari beberapa pilihan finishing mebel. Dengan modal nekatpun finishing ini bisa saya selesaikan sendiri ( dibantu seorang teman )

Pada akhirnya, dengan segala keterbatasan, mebel untuk Tugas Akhir ( TA ) kuliah itupun bisa saya selesaikan.

Setelah sekian tahun, saya kembali tertarik dengan jenis mebel yang pernah saya buat untuk TA tersebut. Untuk desain tentu akan sangat jauh lebih banyak, polos memang lebih mudah, namun kombinasi ukirpun tidak mustahil untuk diterapkan. Untuk kayu bisa dikembangkan lagi, bisa pakai Mangga, Mahony, dan kayu Meranti. Sebenarnya saya sangat ingin mengolah kayu bekas ( bekas palet dll ) namun sampai saat ini belum punya nyali untuk meminta kayu bekas yang sering tergeletak tak terurus itu kepada pemiliknya.

Untuk Finishing, Cat Tembok tetap menjadi pilihan. Dengan Cat Tembok ini kita bisa membuat mebel beraneka warna ( seperti pelangi ). Mebel yang biasa dibuat warna-warni ini diantaranya;
  • Set Kamar Tidur Anak; Tempat Tidur, Almari , Meja Belajar & Kursi
  • Kitchen Set
  • Wardrobe
  • Living Room Set, dll
Secara singkat mebel pelangi itu adalah Mebel dari bahan kayu alternatif yang harganya murah, desainya bisa dipesan ( custom made ) dan warnanya warna warni ( seperti pelangi ), sesuai keinginan.

Kekurangan dari mebel pelangi ini adalah; kurang kuat jika ditempatkan diluar ruangan ( outdoor ), karena bahanya sendiri tidak sebagus Jati atau sekuat Ulin. Kemungkinan kembang susut yang bisa menyebabkan pecah tinggi, karena pemakaian Cat Tembok yang water base sendiri ada kemungkinan menaikan kadar kandungan air dalam kayu.

sumber:http://desaindesainrumah.com

Teguh Ujianto

Selasa, 22 April 2014

Meja Kerja ber-Kaki Unik

Trebuchet Desk
Bagian dari Meja Kerja ini yang paling saya suka adalah kakinya. Bahkan saya tidak bisa menggambar bentuk 3 dimensinya karena kaki ini adalah bentuk kompleks multiple curve. Desain kaki tersebut hanya digambar dalam tampilan 2 dimensi, dan luar biasanya pengrajin Jepara ternyata paham, dan membuat kaki tersebut tepat seperti keinginan saya & keinginan customer. Bravo pengrajin Jepara!

Visi dari Mr. Trebuchet ini juga hebat, apa yang beliau inginkan digambarkan dengan jelas, sehingga saya mudah menangkap maksudnya dan bisa memvisualisasikan ide tersebut kedalam bentuk gambar kerja.

Menyenangkan sekali melihat Meja Kerja ini.

Teguh Ujianto

Minggu, 20 April 2014

Sulitnya Memulai Langkah

Mungkin karena sudah terlalu lama menjadi karyawan, lama kelamaan keberanian untuk berwirausaha menjadi hilang. Terlalu banyak hal yang menjadi pertimbangan malah justru menggagalkan setiap langkah mandiri yang akan diambil.

Menjadi karyawan, ada untung dan ruginya. Demikian pula menjadi seorang enterpreneur, banyak juga untung dan ruginya.

Meski banyak pengusaha yang sudah sukses dibidangnya masing-masing, namun hanya sedikit orang yang mau mengambil resiko menjadi pengusaha. Bisa dilihat dari jumlah karyawan yang sangat lebih banyak dari jumlah pengusaha.

Para karyawan ini bukanya tidak ingin kaya atau maju, mereka pasti punya mimpi akan kehidupan yang lebih baik. Tetapi dilain pihak, untuk melepas apa yang sudah mereka raih itu juga sebuah pilihan yang sulit diambil. " jangan karena bintang dilangit, mutiara ditangan engkau lepaskan"

Akhirnya, walau dengan keadaan yang monoton, pilihan tersebut tetap mereka jalani dengan tetap bermimpi akan kehidupan yang lebih baik. Entah bagaimana caranya.

Kondisi seperti inilah yang saya hindari, berada disituasi yang tidak nyaman sebagai karyawan - namun enggan melepaskanya, karena takut akan jalan terjal yang menanti sebagai seorang pengusaha.

Sebab disamping urusan uang, ada banyak hal yang akan hilang jika tetap menjadi karyawan, diantaranya umur. Padahal nantinya umur ini akan dimintai pertanggung jawabanya - untuk apa digunakan. Jangan sampai umur yang sebentar ini hanya diisi dengan satu hal, yaitu menjadi karyawan. Sungguh merugi.

Selain umur adalagi hal lain, ilmu. Dengan tetap menjadi karyawan disatu tempat, kita bisa kehilangan kesempatan untuk belajar hal lain. Banyak sekali hal yang menarik diluar rutinitas sebagai karyawan.

Juga yang tak kalah penting adalah mentalitas.

Menjadi karyawan tidaklah buruk, tetapi selama kesempatan itu ada ( masih diberi umur, kesehatan, kemampuan )  harus ada usaha untuk selalu menjadi lebih baik, dengan cara menjadi Pengusaha

Teguh Ujianto